Masyarakat

Aruh Adat di Loksado Menutup Masa Panen dan Menjaga Tradisi Bertani

Masyarakat Balai Bayumbung, Desa Halunuk, menggelar aruh adat pada 28 September–1 Oktober sebagai bagian dari siklus pertanian dan penghormatan leluhur.

Ilustrasi sawah dan tanaman padi; bukan foto aruh adat di Loksado.
Ilustrasi sawah dan tanaman padi; bukan foto aruh adat di Loksado.

29 September 2026

Foto utama merupakan ilustrasi topik, bukan dokumentasi peristiwa, orang, atau lokasi yang diberitakan.

LOKSADO — Warga Balai Bayumbung di Desa Halunuk, Hulu Sungai Selatan, memulai aruh adat pada malam 28 September 2026. Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung sampai 1 Oktober, setelah masyarakat menyelesaikan panen padi.

Aruh menjadi ruang berkumpul warga, keluarga, dan komunitas dari balai lain. Salah satu prosesi menggunakan langgatan dari janur yang dikelilingi para balian, sebagai bagian dari tradisi dan kepercayaan masyarakat setempat.

Setelah rangkaian selesai, warga bersiap mengolah ladang dan menanam padi kembali. Teknik manugal secara gotong royong tetap dipertahankan, menghubungkan kegiatan pertanian dengan kebersamaan antarwarga.

Belum ada komentar